Persahabatan Bagai Kepompong

Sedikit mengutip lagunya Sind3n Tosca, “KEPOMPONG”. Dalam lagu tersebut terdapat lirik yang sangat menarik.

Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan

Persahabatan tak lekang oleh waktu. Dengan adanya sahabat, sesulit apapun kehidupan InsyaALLAH bisa jadi mudah. Tapi persahabatan juga harus didasari dengan saling pengertian dan saling keterbukaan. Kata orang, perselisihan antar dua sahabat adalah hal yang biasa, dengan adanya perselisihan maka akan terasa arti sahabat dalam kehidupan. Tapi, jika perselisihan tersebut tidak terselesaikan, maka hal itu juga bisa berakibat buruk untuk hubungan sahabat tersebut.

Nah disinilah peran sahabat yang lain akan terlihat. Sahabat yang baik pastilah tidak ingin antara sahabatnya ada perselisihan. Maka sahabat yang lain punya peran sebagai orang yang netral sehingga terjadi hubungan yang baik antar sahabat tersebut. Disinilah kedewasaan seorang sahabat terlihat.

Saya pernah membaca dan mendengar, bahkan sahabat-sahabat saya sering mengirimkan kata-kata tersebut dalam pesan singkat (SMS). Kata-katanya sangat bermakna. Entah siapa yang memulai mengucapkan kata-kata yang sangat puitis tersebut. Tapi menurut saya tidak ada salahnya kita berbagi untuk kebaikan.[hehe penjelasan yang tidak mesti diungkapkan ya...]

Kata-katanya seperti berikut:
Sahabat yang Setia Bagai Pewangi yang Mengharumkan
Sahabat Sejati menjadi Pendorong Menggapai Impian
Sahabat Bijaksana membawa Kejalan yang Benar
Sahabat Berhati Mulia membawa Kejalan ALLAH

Pertanyaannya, termasuk yang manakah kita untuk sahabat kita???
Hal yang paling terbaik adalah kita adalah segala-galanya bagi sahabat kita.

Siapa saja yang bisa jadi sahabat yang baik??? Sungguh pertanyaan yang mudah tapi mempunyai makna yang sangat dalam. Sebenarnya siapa saja bisa jadi sahabat baik, teman semasa kecil, teman sekelas, teman sepermainan, siapa saja…bahkan banyak yang menjadikan keluarga menjadi sahabatnya.

Persahabatan harus didukung dengan kerendahan hati dan saling memahami satu sama lainnya. Sehingga apapun canda tawa tak menjadi penghalang langgengnya persahabatan.

Terkadang, persahabatan juga bisa pecah. Banyak penyebabnya adalah ego yangsangat merajai dalam diri masing-masing individu dan tidak adanya penengah dalam permasalahan yang muncul dalam persahabatan tersebut.

1 Komentar »

  1. Jaya Berkata:

    sahabat adalah matahari di kala siang dan rembulan di kala malam

    Bro, aku juga nulis tentang persahabatan, judulnya Persahabatan bagai kedondong… mampir ya **ngarep**


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan sebuah Komentar