PKL Tak Hanya Formalitas
Praktek Kerja Lapangan dianggap oleh sebagian Mahasiswa adalah sebagai Formalitas dan syarat untuk menyelesaikan Suatu Mata Kuliah saja, tetapi sebenarnya PKL tersebut adalah subuah moment yang sangat berharga yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh mahasiswa yang bersangkutan.
Coba saja kita tinjau kebelakang, sudah berapa banyak Mahasiswa yang diterima bekerja ditempat mereka PKL.
Saya punya cerita, tetapi cerita ini saya alami sewaktu saya masih berada di Sekolah Menengah Kejuruan.
Cerita ini mungkin bisa menjadi contoh untuk kita untuk kedepan nantinya.
Begini cerita nya, hi..hi…hi….
Waktu itu saya PKL di sebuah service center komputer yang berdomisili di kota padang. Awalnya saya sedikit kecewa, mengapa saya ditempatkan ditempat seperti itu, padahal saya berkeinginan di tempat yang lebih dan dengan pekerjaan yang menumpuk, sehingga saya bisa menimba ilmu sedalam-dalamnya di tempat PKL tersebut.
Hari terus barganti, saya mulai menyukai pekerjaan disana, kenapa…??? Ya, karena tempat seperti itulah yang saya inginkan. Saya sangat senang dan bangga PKL disana, selain ilmunya banyak ditambah dengan uang makan dan uang saku. [ini adalah hal yang selalu diidam-idamkan oleh perserta PKL].
Sejak dari awal, kami diajari tentang banyak hal mengenai Hardware Komputer. Mulai dari merakit komputer, menginstall sampai pada pemasangan Jaringan komputer ke perkantoran-perkantoran. Bahkan saya sering diajak ke luar kota untuk mengantar komuter dan memasang jaringan komputer disana. Yang lebih asyiknya lagi, saya diajak ke Palembang untuk mengantar komputer dan memasang jaringan komputer di LBA LIA Palembang. Saya lupa tepatnya hari dan bulan apa, tapi yang paling saya ingat adalah, tak berselang lama kami nyampai di LBA LIA tersebut, Rombongan Ibu Megawati Soekarno Putri[saat itu menjabat sebagai Presiden RI] juga nyampai, tapi tujuan ereka bukan LBA LIA, melainkan ke GOR untuk membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) yang saat itu dilaksanakan di Palembang.
Waktu pun berlalu pekerjaan selesai, kami pulang menuju Padang kembali. Saat itu saya di kasi Uang Saku sebesar Rp. 200.000,- yang pada saat itu sungguh besar rasanya.
Bulan pun terus berganti dan PKL pun selesai. Tapi sebelum selesai, kami ditawari pekerjaan disana. Ya..namanya anak muda, masih pengen bebas dan keinginan menuntut ilmu asih tinggi, maka tawaran tersebut tidak terlalu kami hiraukan. Hanya bilang InsyaALLAh..
Yang lebih berkesannya lagi, Perusahaan tersebut sampai menelpon ke sekolah saya untuk meminta saya untuk ke kantor untuk langsung diterima bekerja. Hm..saya bingung, antara kerja dan cita-cita. Sulit diputuskan. Sampai akhirnya saya menyerahkan semuanya pada Sang Penentu Segalanya. Saya berdo’a, ya Allah, seandainya bekerja adalah jalan terbaik untuk saya, maka lapangkan dan mudahkan lah jalan saya, tetapi jika menurut engkau menutut ilmu adalah jalan terbaik saat ini, maka mudahkan jua lah ya Allah..
Waktu terus berlalu, akhirnya kami pun menyelesaikan study di SMK tersebut. Awalnya saya mencoba untuk mendaftar SPMB dan mengikuti ujiannya. Ntah apa jalannya, saya juga tidak tau, saya tidak lulus dalam tes tersebut.
Tapi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat saya, saya mencoba untuk pergi ke tempat PKL saya tersebut dengan harapan masih ada kesempatan untuk saya. Ternyata diluar dugaan, saya melihat sudah banyak karyawan baru disana, saya langsung menemui Managernya. Kami berbincang-bincang, dan sayapun mengutarakan niat saya untuk bekerja disana. Tapi tanggapanya agak berbeda dengan waktu saya baru tamat dulu. Saya dapat memaklumi hal tersebut. Saya disuruh menunggu panggilan setelah surat lamaran saya masukkan.
Lama waktu berselang, hati pun mulai bingung menghadapi kehidupan yang saya jalani dengan tanpa kegiatan yang tidak berarti sama sekali.
Dalam keadaan suntuk seperti itu, kakak saya menawarkan, mau kuliah nggak, ada POLTEK buka jurusan baru yang cocok dengan bidang saya, yaitu Teknologi Informasi. Saya sangat senang, saya langsung bergegas mendaftar walaupun saya tidak pernah ke POLTEK tersebut dengan besar harapan yang tertanam dalam lubuk hati saya.
Akhirnya saya pun diterima kuliah disana. Alhamdulillah sampai saat ini, saya hapir menyelesaikan kuliah saya. Doakan Cepat Wisuda ya…
Hm..begitu lah cerita pengalaman saya yang tidak bisa saya lupakan bahkan sampai saat ini.
Saya harap, dapat bermanfaat bagi pembaca semua
Pengalaman PKL (sambungan 1)
Akhirnya, saya memberanikan diri untuk pindah bidang. Jika diibaratkan pegawai, di-”mutasi”, tapi ini beda. Kalau saya bukan dimutasi tapi me-mutasikan diri dan pindah kebidang yang saya rasa sedikit lebih cocok dengan saya. Walaupun ga’ da pekerjaa, tapi gak tau kenapa, saya sedikit tenang di tempat yang baru.
Hari pertama di ruangan baru, saya ikut keluar kota karena ada sesuatu hal yang harus diselesaikan. Saya sangat senang sekali.
Pagi itu jam menunjukan jam 9 pagi, kami berangkat dengan sebuah mobil yang full AC dan non Musik. Suasana sangat hampa dan penuh dengan kediaman walaupun yang pergi tersebut ada 4 orang. Mungkin itu karena kami merupakan golongan yang pendiam. hehehe…
Perjalanan terasa sangat lama sekali, pada waktu itu menempuh jika di perhitungkan dengan waktu sekitar 4 jam perjalanan, tapi karena di selimuti dengan diam, terasa sangat lama sekali.
Baru saja 2 jam perjalanan, perut saya terasa sangat pedih dan lapar banget, maklumlah anak kost yang jarang makan. Waktu menunjukan jam 11 siang, “Duh, ne perut kok ga’ bisa kompromi seh..”,kadang aku juga berkata dalam hati, “Masih jauh pak?”. Tapi hal tersebut tidak kutanyakan, takutnya dibilang gak sopan.
Waktu terus berlalu dan perutku semakin lapar. Tepat jam 13, mobil berhenti didepan kedai nasi. Hati ku sangat senang sekali walupun, akhirnya aku bisa makan..begitu kataku dalam hati..
Dengan lahap aku makan, dengan sedikit segan aku makan agak banyak, maklumlah belum makan dari semalam. Tapi biarlah, kalau aku malu-malu nanti perutku semakin sakit dan semakin lemah. Aku sangat senang dan tenagaku mulai pulih.
Perjalanan dilanjutkan dengan suasana yang sedikit berbeda mungkin karena sudah mendapat tenaga tambahan. Mulai dengan pertanyaa-pertanyaa yang konyol dan pada akhirnya perjalanan tak terasa dan kami pun sampai.
Setelah sampai, kami langsung shalat di mushala kantor itu. Setelah itu kami masuk keruangan dengan semangat dan keingin tahuan yang tinggi. Akhirnya kami menikmati dan dapat pengetahuan baru di sana.
Waktu terus berlalu, kami pun pulang ke tempat asal. Suasana sangat berbeda dari sebelumnya. Kami sangat menikmati perjalanan tersebut karena tak ada lagi kebisuan seperti mau berangkat tadi.
Kami mulai bercanda ria dan sekali-kali mencemooh walaupun sepertinya tidak sopan, tapi kami tidak merasa tersinggung.
Mulai dari menanyakan pengalaman bapak dari Kantor sampai mencemooh daerah asal masing-masing.
Perjalanan pulang ditempuh dengan jarak yang sama dengan jarak sewaktu mau pergi, tapi perjalanan ini terasa sangat cepat
About Me
Assalamu ‘alaikum warahmatullahiwabarakatu…
Halo..dahulu nama saya SYUKRI TIRTA ADI PUTRA, tapi sewaktu masuk SD nama tersebut terlalu panjang sehingga membuat bingung Guru saya dan nama saya di pendekkan menjadi SYUKRI…
Kata orang, apalah arti sebuah nama..Tapi kalau menurut saya, nama merupakan Doa yang selalu di ucapkan orang yang memanggil kita. Itu sedikit tentang nama…
Saya terlahir dengan jenis kelamin Laki-Laki, mo bukti…hehehe…
Mulai merasakan hembusan angin dunia ini sejak beberapa tahun silam, tepatnya pada tanggal 16 Mei 1986..
Ingat…Namaku Syukri.
Hmm..mulai bingung neh..setelah beberapa minggu melewati hari-hari sebagai pengangguran berijasah. Tapi hal itu dikarenakan ijasah tersebut belum bisa diambil, so belum bisa ngapa-ngapain setelah wisuda ne..
Bagi yang tertarik untuk mengetahui siapa saya, berikut ini adalah data pribadi tentang saya. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dan bisa jadi refferensi. (hehe..sekalian promosi neh..!!!)
Daftar Riwayat Hidup
Data Pribadi
Nama : Syukri
Jenis kelamin : Laki-Laki
Tempat, tanggal lahir : Koto Tinggi, 16 Mei 1986
Kewarganegaraan : Indonesia
Status perkawinan : Belum Menikah
Tinggi, berat badan : 163 cm, 50 kg
Agama : Islam
Alamat lengkap : Padang Bungo Gadur – Kec. Enam Lingkung – Kab. Padang Pariaman – Sumbar
E-mail : syukri.adie@yahoo.com
FaceBook ID : syukri.adi@gmail.com
Homepage : http://friendly-media.blogspot.com
Pendidikan
1993 – 1999 : SD N 01 Pauh Kambar, Padang Pariaman
1999 – 2002 : MTsN Pauh Kambar, Padang Pariaman
2002 – 2005 : SMK Negeri 1, Kota Pariaman
2005 – 2008 : Program Diploma III (DIII) Teknik Komputer Politeknik Negeri Padang
Kemampuan
1. Kemampuan Merakit dan Instalasi Komputer
2. Kemampuan Jaringan Komputer
3. Kemampuan Bahasa Inggris
4. Kemampuan Komputer
5. Kemampuan Internet
Pengalaman Organisasi
1. Pramuka SD N 01 Pauh Kambar
2. Drum Band, Pramuka dan OSIS MTsN Pauh Kambar
3. OSIS SMK N 1 Pariaman
4. Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang
5. BEM Politeknik Negeri Padang Periode 2006-2007, Jabatan Koordinator Informasi Komunikasi
6. BEM Politeknik Negeri Padang, Periode 2007-2008, Jabatan Kepala Departemen Kesejahteraan Mahasiswa
Seminar dan Workshop yang pernah diikuti
1.Peserta Seminar dan Workshop VOIP (Voice Over Internet Protocol). Pembicara : Onno W Purbo (Pakar IT Nasional). Dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2006, oleh Wahana Mahasiswa Telekomunikasi Politeknik Negeri Padang.
2. Ketua Panitia Seminar dan Workshop JAVA. Pembicara : Tisha Melia, BSc (Staff Pengajar Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang). Dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2007, oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang.
3. Peserta Seminar dan Workshop IT-Base Education. Pembicara : Onno W Purbo, Romi Satria Wahono dan Lukito Edi Nugroho (Pakar-Pakar IT Nasional). Dilaksanakan pada 4 November 2008, oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Elektronika Universitas Negeri Padang.
Padang, 8 Januari 2009
Syukri, Amd.
Taratik tu apo..??
Sabagai urang minang, pastilah harus tau a nan dikecekan taratik. Jikok indak tau, tu diraguan kalau urang tu bana-bana urang minang.
Cibo wak caliak di jaman kini ko. Urang kini lah banyak nan babuek sa suko hati nyo. Jikok dikecek an ndak bataratik, nyo berang. Tapi kalau dikecek an bataratik, parangai nyo tu mancari gaduah taruih.
Ambo binguang mancaliak urang kini ko. Kadang ambo juo maraso heran, sia nan salah sabana nyo.
Kok dikecekan nan mudo-mudo kini nan salah, tu nyo berang, baa kok kami nan di pasalahkan, padohal nan tuo masih banyak nan balaku mode tu, indak sasuai jo adat jo agamo.
Kok ditanyo lo ka nan tuo, inyo mangecek, kan lah ambo kecek an ka nan mudo-mudo tu kalau itu salah tapi nan mudo tu indak mau tau.
Ntahlah…ambo binguang…
Nan jaleh dijaman kini ko, kito samo-samo manjago sanak kito surang-surang se lah lai. Kalau susah bana, keluarga kito se nan di atur lai, tapi kalau ndak juo doh, tu pandai-pandai se lah jo diri surang. Sabab jikok maatur urang salah, tu tapaso maatur diri surang se lai. Kalau diri surang lah susah maaturnyo, tu yo lah barabe bana mah. Paralu di patanyoan tu.
Nge-Blog di Akhir Tahun
Akhirnya datang juga…
Senang juga bisa ngeblog di akhir tahun 2008 ne…ditengah kehiruk pikukkan sobat-sobat menyusun rencana untuk menyambut Tahun Baru yang sebentar lagi akan tiba, saya sempat menulis untuk para sahabat maya semuanya.
Sobat, apakah sobat tau apa arti dan makna perayaan tahun baru yang sobat lakukan disetiap tahun..?? Coba pikir lagi dan renungkan, apa yang sudah kita lakukan setahun belakang. Dosa apa yang telah kita perbuat. Siapa saja yang telah kita sakiti. Apakah ada dendam di hati para sobat semua kepada sobat-sobatnya..?? Apakah sobat pernah merasa tidak enak dengan sobat-sobat lain..??
Coba renungkan lagi..?? Apa yang harus kita lakukan untuk menyambut tahun baru yang sudah didepan mata. Mungkin jika di beri umur panjang, InsyaALLAH lebih kurang11 jam lagi kita akan memasuki tahun baru 2009. Sudah mantapkah planning kita di tahun nanti..?? Sudah matangkah persiapan kita untuk melanjutkan karir di tahun 2009..??
So..pantaskah kita berfoya-foya, happy-happy, bahkan ada yang rela mengorbankan harta berharganya kepada orang lain yang katanya dilakukan atas dasar cinta dan suka sama suka. Padahal mereka belum diikat oleh hubungan yang sah..
Maaf..bukannya saya sok suci atau sebagainya, tapi saya sangat prihatin dengan hal tersebut dan saya sedih melihat sobat-sobat semua menyesali perbuatan di kemudian nanti.
Boleh saja kita melakukan pesta-pesta menyambut tahun baru, tapi jangan terlalu berlebihan. Tapi sebaiknya kita melakukan perenungan-perenungan, mengingat dosa yang pernah kita lakukan, dan berusah melakukan perubahan di tahun yang akan datang. Sebab ciri-ciri orang yang beruntung adalah hari ini lebih baik dari hari kemaren dan berusaha untuk esok lebih baik dari hari sekarang.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung. Amin…
SELAMAT TAHUN BARU 2009 MASEHI
Dari Kapan Lagi.com untuk Sahabat versi Tahun Baru
Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)
Selamat Tahun Baru, Semoga Tahun ini membawa perubahan bagi kita semua.
Dari Kapan Lagi.com untuk Sahabat
Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)
Sobat, indahnya kebersamaan memang tak tertara harganya. Tak ada yang dapat menggantikannya. Jangan pernah persahabatan ini berubah oleh apapun.
Hangatnya Kebersamaan
Dari beberapa pengalaman yang pernah dilalui, kehangatan sahabat memang dituntut adanya kebersamaan. Seringnya berkumpul dan selalu becanda ria bersama. Tapi persahabat yang Long Distance juga bisa langgeng asalkan adanya komunikasi antar sahabat.
Berikut adalah gambaran kehangatan persahabatan yang pernah dilalui.




